6 Cara Mengatasi Hipertensi di Usia Muda

Mungkin Anda sering mendengar ungkapan bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Anda sebaiknya setuju dengan ungkapan itu. Karena menyediakan paying sebelum hujan artinya adalah persiapan sebelum sesuatu yang berbahaya datang. Hal ini berlaku pula untuk kondisi hipertensi, apalagi masalah hipertensi adalah salah satu penyebab utama penyebab kematian di dunia. 

Ada banyak penyebab melonjaknya tekanan darah yang dialami oleh seseorang, biasanya disebabkan oleh faktor gaya hidup yang tidak baik, faktor genetika dan beberapa kemungkinan terbesar juga karena faktor usia. Namun di beberapa Negara berkembang, sering pula ditemui pengidap hipertensi sejak usia muda. 

Hipertensi atau yang biasa disebut juga dengan tekanan darah tinggi adalah gangguan kesehatan yang dialam seseorang namun sering kali diremehkan. Karena pengaruhnya terkesan biasa-biasa saja. Padahal yang terjadi sebenarnya, dari tekanan darah tinggi yang Anda alami tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit kronis lain yang tak kalah mengerikannya. Berikut ini enam cara mengatasi hipertensi di usia muda:

1. Cek Tekanan Darah

Mengecek tekanan darah secara  berkala itu penting, karena dengan memeriksanya secara rutin Anda bisa tahu apa tekanan darah Anda normal atau tidak. Anda dapat memeriksa tekanan darah Anda di rumah sendiri atau dengan menggunakan bantuan tim medis di puskesmas atau puskesdes terdekat. Apabila hasil tekanan darah Anda berada di antara 120-139/80-89 mmHG, ini artinya Anda sedang mengalami prehipertensi. Keadaan ini selanjutnya dapat menyebabkan terjadinya suatu hipertensi. Walau demikian hipertensi tetap bisa dicegah dengan cara mengubah gaya hidup  Anda menjadi lebih sehat.

2. Hindari Stress Berlebih


Stres yang berlebih dapat membuat tekanan darah Anda jadi menaik sesaat. Maka dari itu, apabila Anda tidak mengelola stres Anda dengan baik maka tekanan darah Anda akan terus naik dan bisa menimbulkan keadaan hipertensi. Stres memang wajar terjadi pada usia muda, namun yang paling penting adalah bagaimana Anda mengelolanya dengan baik supaya dapat terkontrol dengan baik. Lakukanlah beberapa hal yang dapat membuat Anda rileks, seperti: mendengarkan musik, mewarnai gambar, meditasi, menonton bioskop atau melakukan yoga.

3. Jauhi Rokok

Hipertensi merupakan salah satu efek samping buruk yang berasal dari kebiasaan merokok. Selain itu merokok juga bisa membuat Anda terkena berbagai penyakit kronis seperti: penyakit jantung, stroke dan serangan jantung. Jadi, hentikan lah kebiasaan merokok Anda mulai dari sekarang, apabila Anda tidak merokok jauhi lah rokok supaya Anda tidak ikut kecanduan rokok. 

4. Jaga Berat Badan 

Faktanya adalah orang yang mempunyai berat badan yang berlebihan mempunyai dua sampai enam kali peluang yang lebih besar mengalami hipertensi dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan yang ideal. Maka dari itu, usahakanlah untuk menjaga berat badan Anda supaya tetap ideal, sebab dengan menjaga berat badan yang ideal Anda tidak hanya dapat mencegah hipertensi tetapi juga Anda dapat menurunkan resiko datangnya penyakit lainnya. Ubahlah gaya hidup Anda mulai dari sekarang, supaya berat badan Anda tidak naik dan akhirnya berada di angka yang terlalu berat. Dengan mengurangi sekitar 5 kilogram berat badan yang berlebih, Anda dapat menurunkan resiko tekanan darah tinggi.

5. Olahraga yang Rutin

Olahraga yang rutin bukan berarti Anda harus berlatih keras layaknya seorang atlet. Anda cukup melakukannya setiap 5 menit per hari. Karena dengan begitu Anda telah dapat membuat perlindungan atas diri sendiri dalam menjaga kesehatan tubuh Anda, termasuk mencegah hipertensi. Faktanya adalah  orang yang melakukan olahraga secara rutin memiliki resiko hipertensi yang rendah dibandingkan dengan orang yang jarang atau tidak melakukan olahraga sama sekali. Tidak perlu melaukan olahraga yang sulit, hanya jalan santai, bersepeda atau berjalan saja Anda telah dapat mencegah terjadinya hipertensi.

6. Menjaga Pola Makan

Pola makan yang tidak baik dapat menyebabkan tekanan darah jadi melonjak. Maka dari itu, Anda sebaiknya mengurangi makanan yang tinggi natrium yang biasa terkandung pada garam dapur, supaya tekanan darah Anda tetap normal. Tidak hanya itu, makanan yang rendah lemak serta makanan yang memiliki serat yang tinggi seperti buah-buahan, sayur-sayuran, serta biji-bijian yang utuh juga lebih dianjurkan untuk dikonsumsi. 

Atau Anda juga dapat mengkonsumsi Agneta Red Wine. Agneta Red Wine adalah obat herbal yang dapat Anda konsumsi untuk menjaga kekebalan tubuh Anda. Khasiat Agneta Red Wine dapat mencegah hipertensi di usia muda. Obat Agneta Red Wine ini tidak memiliki efek samping apapun karena 100% terbuat dari bahan alami yang baik untuk tubuh Anda.

Demikian lah enam cara mengatasi hipertensi di usia muda yang perlu Anda ketahui. Aktivitas Anda memang penting, namun lebih penting lagi kesehatan Anda. Jaga kesehatan Anda selalu dan jangan lupa untuk mengkonsumsu Agneta Red Wine secara rutin.

1 Response to "6 Cara Mengatasi Hipertensi di Usia Muda"

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel